Cara Membuat Vertical Garden (Vertikultur) Sederhana

Setelah sebelumnya saya menerangkan tentang vertical garden, kali ini saya akan menjelaskan cara membuat vertical garden sederhana yang bisa kamu aplikasikan di pekarangan rumah. Tetapi jika kamu belum mengetahui apa itu vertical garden, sebaiknya baca dulu postingan saya berjudul “Berkebun di Lahan Sempit dengan Vertical Garden”.

Nah, kalau sudah paham tentang kebun vertikal ini dan ingin mencoba membuatnya sendiri, saya akan membantu kamu melalui postingan ini. Sebelumnya, saya memperoleh ilmu mengenai vertical garden dan cara membuat vertical garden sederhana dari pengalaman mengikuti pelatihan pembuatan vertical garden sederhana bersama sebuah organisasi bernama KOPHI (Koalisi Pemuda Hijau Indonesia). Di event tersebut saya diperkenalkan dengan metode berkebun ini dan diajari cara membuatnya.

Sebenarnya untuk membuat kebun vertikal ini tidaklah rumit, bahkan anak-anak sekalipun dapat melakukannya. Selain mudah, pembuatan kebun vertikal ini juga tidak memerlukan biaya yang banyak. Pengerjaannya tidak membutuhkan waktu lama, apalagi jika dikerjakan secara kelompok.
Alat dan bahan yang harus kamu siapkan adalah:

  • Botol plastik bekas minuman ukuran 1,5 L;
  • Tali tambang;
  • Cutter atau gunting;


Adapun langkah-langkah membuatnya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, siapkan lima botol plastik bekas. Botol ini akan digunakan sebagai pot tempat tumbuhnya tanaman. Kamu bisa gunakan botol bekas air mineral yang berwarna bening atau minuman bersoda yang biasanya berwarna hijau jika ingin lebih menarik. Kamu juga bisa mewarnai botol plastik terlebih dahulu dengan sentuhan kreativitas-mu sebelum digunakan agar lebih cantik.
  2. Buat sebuah lubang besar berbentuk persegi panjang dengan lebar sekitar 3 cm, atau bisa dikira-kira sesuai ukuran tanaman. Sebaiknya jangan terlalu sempit agar lebih mudah dalam memasukkan media tanam serta pupuk. Panjangnya juga disesuaikan, jangan terlalu panjang karena dapat menyebabkan botol menjadi tertekuk setelah dimasukkan tanaman dan media tanam yang membebani bagian tengah botol.
  3. Buat juga beberapa lubang kecil berdiameter 0,5 cm di bagian bawah lubang persegi panjang yang telah kamu buat. Lubang-lubang kecil ini berfungsi untuk mengeluarkan air pada saat penyiraman. Air yang berlebihan akan menetes dari lubang ini. Untuk membuatnya, kamu bisa menggunakan cutter, gunting, atau ditusuk jarum dan kemudian dilebarkan menggunakan obeng, atau dengan memanaskannya menggunakan solder, atau bisa juga menggunakan bor listrik. Saya sarankan gunakan solder supaya lebih cepat, mudah, dan rapi. Letak lubang-lubang jangan terlalu berdekatan satu sama lain.
  4. Pot untuk tanaman pun telah selesai. Selanjutnya, kita akan membuat gantungannya. Caranya, buat dua pasang lubang dengan diameter sekitar 1 cm di bagian ujung kanan dan kiri botol menembus bagian dalam botol. Lubang ini berperan sebagai jalur masuk tali tambang. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar.
  5. Setelah lubang siap, masukkan tali tambang melalui lubang-lubang tersebut. Buat sebuah simpul di ujung tali untuk menyangga bagian bawah pot agar tidak jatuh, kemudian buat juga simpul di atas pot agar menjaga posisi pot selalu seimbang dan tidak berubah-ubah. Di jarak sekitar 1 jengkal (20 cm), buat juga sebuah simpul untuk menyangga bagian bawah pot berikutnya dan buat pula simpul di bagian atas seperti pot sebelumnya. Demikian pula untuk pot-pot selanjutnya.
  6. Masukkan media tanam dan tanaman kecil ke dalam pot-pot yang telah dibuat. Berikan juga pupuk agar tanaman tumbuh subur. Untuk media tanam, saya sarankan gunakan media tanam yang ringan seperti sekam. Tujuannya adalah supaya tidak berat, karena ada kemungkinan tali atau gantungan dapat putus jika beban tanaman dan media tanam terlalu berat.
  7. Terakhir, gantung rangkaian pot-pot dari botol bekas yang telah dihubungkan tali itu di tembok atau di plafon teras sebagai hiasan. Jangan lupa sirami tanaman dan beri pupuk secara berkala.
    Ilustrasi Pot Vertikultur

Bagaimana? Mudah bukan? Mau lihat bagaimana hasilnya? Di bawah ini adalah vertical garden sederhana buatan para anggota KOPHI dan buatan saya sendiri.




Hasilnya bagus bukan? Tertarik untuk membuatnya juga di rumah? Semoga berhasil ya… :D

Previous
Next Post »

7 comments

Click here for comments
29 April 2014 15.14 ×

saya pernah menanam kankung dengan biji yang saya beli di toko bunga di media sekam dan tanah plus kompos... tapi kenapa ya.. saya tunggu-tunggu kosok tidak kunjung numbuh..? apanya yang kurang kira-kira, sementara bibit lain sudah pada numbuh di media yang sama, seperti morning glory, bunga kertas, bahkan bibit apokat mentega sisa jus anak-anak saya..
makasih artikelnya..

Reply
avatar
12 Juni 2014 13.55 ×

Aku sudah membuat model ini dg bahan sama dan aku tanami terung. Karna lahan sempit juga aku terinspirasi membuat vertikal garden ini. Tapi ini ku buat sebelum aku baca artikel.ato tulisan ini.

Reply
avatar
12 Juni 2014 13.56 ×

Aku sudah membuat model ini dg bahan sama dan aku tanami terung. Karna lahan sempit juga aku terinspirasi membuat vertikal garden ini. Tapi ini ku buat sebelum aku baca artikel.ato tulisan ini.

Reply
avatar
Mudda Bima
admin
27 Juni 2014 22.13 ×

Terimakasih. Informasi yang bermanfaat.Saya saat ini sedang menggemari vertikultur.

Reply
avatar
5 Januari 2015 11.18 ×

Thank's gan. ini info yg good. soale saya pengen banget punya Home Garden. mampir juga ya ke blog saya. rikyfernandes.mywapblog.com

Reply
avatar
29 April 2015 23.37 ×

Emang bagus nih ide ini, cuma saya masih bingung nih milih tanamannya, saya mau taro di indoor soalnya, bingung tanaman apa yang tahan tanpa banyak sinar matahari :(

anyway, makasihh ya tutorialnya, main-main juga kesini, banyak info desain properti, taman, apart, dll yang bagus n unik jg >> http://goo.gl/LQ6Enw

Reply
avatar
10 Agustus 2016 09.03 ×

terimakasih atas informasinya
di tunggu informasi selanjutnya

Reply
avatar
Thanks for your comment