Puisi: Elang Bondol

Puisi berikutnya tentang lingkungan. Mungkin sedikit mewakili kekesalan kita terhadap perusakan alam yang semakin tak terkendali. Puisi ini bercerita tentang seekor elang bondol. Tau kan? Itu loh, hewan yang menjadi maskot provinsi DKI Jakarta, seperti halnya cendrawasih maskot papua, jalak bali maskot provinsi Bali, dan burung kepodang maskot Jawa Tengah.


Elang Bondol

           Karya: Muhammad Labib Naufaldi

ilustrasi: Mulanovich
Terbanglah tinggi, ya burung perkasa
kepakkan sayapmu, belah angkasa
Tusukkan paruhmu, pada awan hitam nan jahat
Awan-awan beracun yang bikin sesak
Biarlah terhempas kepakmu gagah
Dan gedung-gedung tinggi menjulang
Berkelak-keloklah mengelilinginya
Agar setiap mata terpana
Akan keagunganmu yang kian terlupa

Wahai burung suci
Jangan pincingkan pandangmu
Pada kami yang tinggal di atas tanahmu
Tanah dimana dulu sarangmu bergantung
Di atas pohon yang berubah
menjadi pasak-pasak dan tiang-tiang
Mengganti hijaunya daun dan sejuknya angin
Menjadi polusi berbaur asap nan kelam

Dengar pesan kami, para pecinta alam
Terbanglah ke ujung langit
Beritakan pada dunia yang berpijak di bumi
Ingatkan mereka yang acuh pada alam
Bahwa mereka hanyalah makhluk kecil yang lemah
Tak berdaya melawan kekuatan alam
Sadarkan mereka bahwa alam yang memberi mereka hidup
Dan alam pun dapat berhenti memberi mereka hidup

(2011)

7 komentar:

  1. sayangnya elang macam tuh sangat langka

    BalasHapus
  2. semakin langka semakin mahal harganya https://lh5.googleusercontent.com/-PE2GWBseiGk/T2acYH_uNRI/AAAAAAAAChg/HloTeaRIdyQ/s36/09.gif

    BalasHapus
  3. kuingin terbang bebas seperti elang

    BalasHapus

INSTAGRAM POST

@mlnaufaldi