Mau Sampai Kapan Sembunyi di Balik Alasan?

April 26, 2016

Sembunyi di balik alasan
Jangan berlindung di balik alasan untuk menutupi ketakutanmu! | sumber: dok. pribadi

Sebenarnya tidak ada yang namanya rahasia untuk sukses. Bahkan kita bisa menebak bagaimana jawaban orang sukses ketika ditanya bocoran soal trik & tips untuk sukses. Kerja keras, disiplin, memaksimalkan peluang, berdoa, dan sebagainya. Semua itu bukanlah rahasia. Cuma terkadang sering kita sering lupa. Atau yang lebih parah lagi, kita kalah duluan sebelum sempat mengamalkan tips-tips tersebut.

Menyerah sebelum mencoba lebih berbahaya kecerobohan, inkonsistensi, kebodohan, atau apapun yang menjadi faktor kegagalan. Semakin gagal seseorang, semakin banyak alasan yang dia ucapkan. Ia menggunakan alasan tersebut untuk menyembunyikan nyalinya yang kecil. Orang yang bersembunyi di balik alasan tidak akan mencapai apapun. Ia merasa cukup dengan asumsi orang lain "maklum lah kalau dia nggak sukses, dia kan kondisinya seperti itu..."

Alasan yang seringkali menjadi pembela orang yang gagal misalnya: 
  • Orangtua saya miskin, saya nggak bisa sekolah tinggi
  • IQ saya rendah, saya nggak bisa jadi orang sukses
  • Saya sakit-sakitan, mana bisa saya jadi pengusaha? 
  • Saya terlalu muda, nanti saja kalau sudah cukup umur 
  • Saya terlalu tua, pasti kalah sama yang muda-muda

Alasan-alasan tersebut memang bisa diterima masyarakat. Mereka pasti memaklumi kegagalan orang yang memegang kartu as (alasan) itu. Sekarang pilihannya ada pada diri sendiri. Lebih besar mana, motivasi untuk sukses, atau alasan yang menghalangi untuk sukses. Sesungguhnya motivasi tinggi akan membantu kamu melampaui apapun, termasuk penghalang yang selama ini kita jadikan alasan.

Jangan kira orang sukses tidak punya kekurangan. Mereka bisa saja bersembunyi di balik kekurangannya itu, tapi mereka tidak mengucapkan alasan untuk tidak mencoba. Roosevelt tidak akan membangun Amerika jika ia bersembunyi di balik kelumpuhannya. Lionel Messi tidak akan meraih gelar pemain terbaik dunia kalau ia bersembunyi di balik postur tubuhnya yang kecil. Gus Dur tidak akan menjadi presiden kalau ia bersembunyi di balik kebutaannya. Joey Alexander tidak akan menjadi pianis muda internasional kalau dia beralasan "saya masih terlalu kecil". Kamu juga tidak akan mendapatkan kesuksesan kalau terus bersembunyi di balik alasan yang kamu cari-cari sendiri.

Tuhan itu maha adil, Ia tidak akan pilih-pilih dalam menganugerahi kesuksesan. Siapa yang berusaha, ia akan berhasil. Dia yang bahkan tidak berani mencoba dan bersembunyi di balik alasan-alasan, mana mungkin berhasil?

You Might Also Like

2 comments

Like us on Facebook